Tampilkan postingan dengan label paleo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label paleo. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 September 2016

Pergi ke Pantai



Ayo kita berlari ke tepi laut! Rayakan busa-busa air yang menggelora, seraya menikmati percikan mentari menjelang pagi! :)


Rabu, 17 Agustus 2016

Seperti Membawa Lukisan Berharga di Tanganmu!



Sepasang Tas Teman bertajuk Panorama Nusantara--dari indahnya semburat mentari di ufuk timur, hingga tenangnya berakit-rakit di sungai dalam kerimbunan rimba. 

Untuk pertanyaan seputar adopsi, silakan kirimkan surat rindu ke guyuningmaharsayani@gmail.com :) 



Kamis, 07 Juli 2016

Hanya Mereka-Mereka, Sedang Tersenyum Padamu!





Tralala, Trilili, Mereka Sedang Apa, sih?

Pada satu siang, tampak Linci tergesa-gesa melompat menuju...entah ke mana.  Dia begitu cepat sehingga tidak ada yang sempat bertanya.

Sementara itu Guda terlihat membawa setangkai bunga anggrek. Sepertinya dia ingin memberikannya pada entah siapa. Karena setahu teman-teman, dia bukan kolektor bunga.

Tampak juga Achan, berlarian gembira dengan muka bundar optimisnya itu. 


Misteri terkuak.  Di belakang, muncul Giri membawa setumpuk kertas partitur membantu Tapir Pemandu.  Oalah! Rupanya Orkes Hutan Hujan akan mengadakan konser kecil bagi seluruh penghuni habitat.  Pantas saja semuanya terburu-buru dan antusias.

Dan sekarang kita melihat keadaan para anggota Orkes sendiri.  Mereka sudah siap...walau ada yang belum juga.


Riang jalannya agak lambat, tapi dia mencapai tempat tepat waktu.  Eh, tahu-tahu dia bertemu semut yang terkejut, "Riang! Kamu tidak membawa gambang?"

Badak kecil itu langsung bengong.  Ah, ya ampun! Dia membawa pemukul, tapi gambangnya ditinggal di rumah bekas latihan sendiri semalam! Astaga dua belas! Dia pun terpaksa berlari kencang pulang dulu mengambil instrumennya.

Ubri tampak cukup tenang.  Padahal hatinya ketar-ketir.  Dia takut lupa ritme dan ketukan yang harus diperhatikan.  Maka ia duduk saja dengan konsentrasi tinggi.

 Sindhu berlatih tiada henti.  Dia benar-benar rajin.  No comment, deh.

Nah, kemudian anak satu ini, Paleo.  Dia malah minum air kelapa dulu di tengah perjalanan! "Saya tidak bisa menahan haus.  Boleh dong, melepas dahaga sebentar."
Ya ampun, Paleo.  Konsermu mulai dalam 10 menit!

Kira-kira bagaimana ya jadinya konser lucu ini? Silakan dikhayalkan sendiri... :))

Ikut Pasar-Pasaran


April 2015. 
Hari itu Paleo berjalan-jalan naik pesawat untuk pertama kalinya. Dia tak bisa tidur. Malah menengok ke jendela terus, takjub melihat langit dari jarak dekat.  Gumpalan awan, birunya atmosfer.  Semua menakjubkan!

Oh, oh, Tas Teman bergelantungan di mana itu? Banyak sekali pohon pisang! Rasanya seperti ada di habitat yang tepat.

 Heiii, ada Mama Guyu!



 Mama Guyu dengan Kakak TakuyaKimuraBajakan! Hihi.  Maaf, maaf, Paleo bermaksud sopan, tapi... :p

Saudara-saudara Paleo sedang menunggu diadopsi kakak-kakak baik.  Ada si Platina, Lou, Dudung, dan semuanya! Sekarang mereka masih saling mengontak, lho.

 Masih euforia naik pesawat, Paleo ogah turun ke darat.  Dia malah nemplok di puncak topi Mama Guyu. 

Bagian favorit Paleo di Pulau Dewata adalah kolam renang dan pantai.  Tapi sayangnya tidak sempat berenang sama sekali! Dia memandang kolam itu dengan rindu haru dan menyesal tidak bawa celana antibasah.
Dadah, Pulau Dewata! Kita jumpa lagi secepatnya ya.  Dan terima kasih sudah adopsi saudara-saudara Paleo, temans! :) Eh, eh, ada Teru-Teru Bozu di kanan.  Paleo sempat kenalan. :D

Kamis, 02 Juni 2016

Kartu Sayang di Musim Pancaroba

 Riang bertemu Panda di Negeri Timur jauh yang memikat! 

 Linci dan Trenggiling membaca peta. Mereka hendak berkelana! 

 Wah, Giri akhirnya berpapasan dengan Si Narwhal! Paus bertanduk yang misterius dan ternyata menyenangkan.
 Giri suka menari. Kegiatan ini membuat batinnya penuh dan tubuhnya sehat. 

 Paleo dan Dinaurus sedang lomba tidak berkedip! Hihihi. 

 Sindhu suka mengoceh dengan Paleo.  Mereka sama-sama saling mendengarkan dan suka bercanda. 

 Acchan dan Paleo bercita-cita ingin tahu rasanya menginjak ruang hampa udara dengan kostum astronot!

 Di bawah naungan pohon kelapa yang nyaman, kedua sahabat, Paleo dan Riang menyesap air kelapa murni yang adem nikmat. 

 Riang dan Acchan memandang langit malam berkelap-kelip bertabur binatang dan bulan! 

Lihat, lihat! Mau ke mana Sindhu, Linci, dan Ubri ? Memakai topi dan bawa ransel.  
Ah, apa mereka mau berjalan-jalan?

Senin, 16 Mei 2016

Paleo di Balik Pepohonan


Ada kalanya
mendongak
dan
merasakan
angin yang berhembus lembut
disela-sela ranting pepohonan

sejuk,
senang,
sendu.


Senin, 01 Februari 2016

Bermain (Daun)Tangkis


Apa yang seru dilakukan di waktu senggang? Sore-sore cerah atau pagi yang segar.

Paleo dan Riang punya cara sendiri, yakni bermain bulutangkis ala hutan hujan.  

Mereka tidak pakai bulu, karena rasanya jadi seperti melempar-lempar ayam.  Jadi mereka menggunakan daun karet dipotong kecilan sedikit dan diikat diberi buntelan agar bisa dipukul dengan raket kayu kecil mereka.  

Asyik sekali !